Cara Jenius Ubah Karya Seni Jadi Kerugian Negara
Pernahkah Anda membayangkan, seorang seniman yang sudah menyelesaikan tugasnya dengan baik, videonya sudah tayang dan bagus, tapi malah berakhir di penjara karena dianggap "mencuri" uang negara? Inilah yang sedang menimpa Amsal Christy Sitepu, seorang videografer di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Kasusnya viral dan memicu perdebatan panas: Apakah harga sebuah karya seni bisa diukur pakai kuitansi belanja seperti beli semen? Jaksa menuduh Amsal melakukan korupsi karena ia menagih Rp30 juta per video, sementara menurut hitungan audit pemerintah, harga "pantasnya" cuma sekitar Rp2,4 juta. Lho, kok bisa jauh banget? Ternyata, auditor pemerintah cuma menghitung hal-hal fisik yang ada kuitansinya. Mereka menganggap hal-hal berikut ini bernilai NOL alias GRATIS : Ide & Konsep: Proses mikir dan riset berhari-hari dianggap tidak ada harganya karena tidak ada nota belanjanya. Editing & Skill: Proses duduk di depan komputer ribuan jam dianggap cuma "j...